Enam bab, satu peta besar Indonesia, 50+ kopi, dan V60 buatanmu sendiri. Inilah isi lengkap workshop kopi dan cokelat kelompok kecil kami di Yogyakarta.
Spesies yang sama dengan proses berbeda bisa terasa seperti kopi yang berbeda, dan kamu bisa merasakannya sendiri.
Bab 4: Cupping, mencicipi seperti pembeli profesional
Cupping adalah metode yang dipakai pembeli kopi di seluruh dunia untuk membandingkan biji. Kamu memilih lima kopi dan menyeruput masing-masing dari sendok, dengan suara, supaya rasanya menyebar ke seluruh lidah. Lalu kamu mencatat apa yang kamu rasakan dan melihat betapa berbedanya tiap kopi.
Kalau datang bersama teman atau keluarga, sesi ini jadi kompetisi seru untuk lidah paling tajam. Baristamu jadi jurinya, dan pemenang pulang membawa hadiah spesial.
Cokelat mendapat perlakuan yang sama. Kamu mencium lebih dari lima cokelat Indonesia dari lima daerah berbeda, memilih dua untuk di-cupping, dan mencicipi biji kakao di sela-selanya.
Bab 5: Giling, tuang, ulangi
Selanjutnya baristamu menunjukkan bagaimana ukuran gilingan mengubah rasa, dengan kopi yang digiling ke berbagai tekstur supaya kamu bisa melihat dan merasakan bedanya. Lalu tibalah V60, seduhan manual yang digemari kafe spesialti di seluruh dunia. Baristamu memperagakan tiap langkah, dari suhu air sampai teknik menuang, dan kamu mengulanginya sampai cangkirnya jadi milikmu. Lebih suka cokelat? Kamu bisa membuat hot chocolate ala tradisional dengan kakao asli Indonesia.
Bab 6: Cangkirmu, hadiahmu, oleh-olehmu
Duduk santai dan nikmati kopi buatanmu sendiri sambil pemenang diumumkan. Baristamu memotret dan merekam sesimu sepanjang acara, lalu mengirimkannya lewat WhatsApp setelahnya, gratis. Kamu juga memilih sendiri oleh-olehmu: dua kemasan 50 g kopi atau cokelat untuk dibawa pulang.
Kenapa kami mengajarkannya sebagai kurikulum
Karena kopi lebih mudah dicintai kalau punya cerita. Peta memberi tempat bagi setiap cangkir, spesies dan proses menjelaskan rasanya, cupping memberimu kata-kata, dan menyeduh membuatmu mempraktikkan semuanya. Kurikulum ini dirancang oleh Kin, guide di Yogyakarta sejak 2015, dan cocok untuk pemula total maupun pencinta kopi berpengalaman.
Perlu diketahui
Berapa lama durasinya?
Workshop standar berlangsung sekitar 2,5 sampai 3 jam. Kalau mau opsi lebih panjang yang menambah kunjungan museum cokelat, durasinya sekitar lima jam. Tanya saja.
Perlu paham kopi dulu?
Tidak. Workshop ini cocok untuk semua level, dari pemula yang penasaran sampai penggemar kopi berpengalaman.
Pakai bahasa apa?
Bahasa Inggris dan Indonesia, dipandu barista-guide lokal yang menguasai keduanya.
Berapa orang per sesi?
Kelompok kecil, maksimal 5 tamu, supaya semua kebagian waktu praktik bersama barista. Grup privat dan acara tim juga bisa, silakan kirim pesan.
Apakah termasuk antar-jemput hotel?
Antar-jemput hotel di area kota Yogyakarta tersedia. Kalau kamu lebih suka datang sendiri, kami kirimkan titik temunya.
Tips kecil: hindari parfum atau cologne yang menyengat di hari itu. Kamu akan banyak mencium aroma, dan aroma yang halus pantas dinikmati dengan hidung yang bersih.
Pesan tempatmu
Kirim pesan langsung ke Kin lewat WhatsApp untuk cek tanggal, tanya soal penjemputan, atau merencanakan sesi privat: +62 812-2804-6928. Beri tahu kami apakah kamu pemula total atau sudah geek kopi, dan kami akan menyesuaikan workshop untukmu.